Rabu, 23 Juli 2014

Doi

Putri kecil ini sudah beranjak dewasa. 20 tahun sudah dia menapaki hari demi hari. Terus belajar dan berlatih dalam berbagai bidang. Tentunya dia tidak sendirian. Sang ibundalah yang selalu mengawasi dan menopangnya kala ia terjatuh.

Suatu ketika, sang ibunda berkata, "sudah boleh kamu cari pasangan hidup"
Satu kalimat yang membuat hati ini berguncang. Siapa doi? Doi yang mana? Doi sebagai pasangan hidup, bukan pacar lagi ekspektasinya. Aku pun tertegun. Dimana aku harus mencari? Yang seperti apa?

Lidah ini kaku, kaki ini beku. Hatilah yang terus berdoa agar dapat yang terbaik.
Bismillahirrohmanirrohiim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar